loading...

Cara Stek Anggur atau Tanaman Lainnya


Saya memajang foto diatas karena baru dapat cuttingnya, dan berharap dapat berbuah seperti gambar tersebut... :)
Stek cutting atau potongan adalah menumbuhkan bagian atau potongan tanaman, sehingga menjadi tanaman baru. Ada beberapa keuntungan yang didapat dari tanaman yang berasal dari bibit stek, yaitu:
  • Tanaman baru mempunyai sifat yang sama persis dengan induknya, terutama dalam hal bentuk buah, ukuran, warna dan rasanya.
  • Tanaman asal stek dapat ditanam pada tempat yang permukaan air tanahnya dangkal, karena tanaman asal stek tidak mempunyai akar tunggang.
  • Perbanyakan tanaman buah dengan stek merupakan cara perbanyakan yang praktis dan mudah dilakukan.
  • Stek dapat dikerjakan dengan cepat, murah, mudah dan tidak memerlukan teknik khusus seperti pada cara cangkok dan okulasi.
Sedangkan potensi kerugian bibit dari menyetek adalah:
  • Perakaran dangkal dan tidak ada akar tunggang, saat terjadi angin kencang tanaman menjadi mudah roboh.
  • Apabila musim kemarau panjang, tanaman menjadi tidak tahan kekeringan.
"Cara perbanyakan tanaman dengan teknik menyetek dapat dilakukan melalui stek pada batang, stek akar dan stek daun"


Cara Stek Tanaman Anggur (stek batang)

Bakal stek diambil dari batang atau cabang batang pohon induk yang akan diperbanyak dan pemotongan sebaiknya dilakukan pada waktu pagi hari. Gunting stek yang digunakan saat menyetek harus tajam agar bekas potongan pada batang rapi. Bila kurang tajam batang akan rusak atau memar. Hal ini mengundang bibit penyakit masuk ke bagian yang memar pada batang, sehingga bisa menyebabkan pembusukkan pangkal stek pada batang. Pada saat mengambil stek atau menyetek pada batang, pohon induk harus dalam keadaan sehat dan tidak sedang bertunas.


Syarat batang yang akan di ambil:

  1. Batang yang dijadikan stek biasanya adalah bagian pangkal dari cabang.
  2. Pemotongan cabang batang diatur kira-kira 0.5 cm di bawah mata tunas yang paling bawah dan untuk ujung bagian atas sejauh 1 cm dari mata tunas yang paling atas.
  3. Kondisi daun pada batang cabang yang hendak diambil sebaiknya berwarna hijau tua. Dengan demikian seluruh daun dapat melakukan fotosintesis yang akan menghasilkan zat makanan dan karbohidrat. Zat hasil fotosintesis akan disimpan dalam organ penyimpanan, antara lain di batang. Karbohidrat pada batang berperan sangat penting yaitu sebagai sumber energi yang dibutuhkan pada waktu pembentukan akar baru.
Kondisi dan ukuran saat pengambilan batang yaitu:
  1. Ukuran besar cabang batang yang diambil cukup sebesar kelingking.
  2. Diameter batang sekitar 1 cm dengan panjang antara 10-15 cm.
  3. Cabang batang tersebut memiliki 3-4 mata tunas.
Kondisi batang pada saat pengambilan berada dalam keadaan setengah tua dengan warna kulit batang biasanya coklat muda. Pada saat ini kandungan karbohidrat dan auxin (hormon pertumbuhan akar) pada batang cukup memadai untuk menunjang terjadinya perakaran stek.

Pada batang yang masih muda, kandungan karbohidrat rendah tetapi hormonnya cukup tinggi. Biasanya pada kasus ini hasil stekan akan tumbuh tunas terlebih dahulu, padahal stek yang baik harus tumbuh akar dulu. Oleh karena itu, stek yang berasal dari batang yang muda sering gagal.

Menyetek sebuah tanaman dari batang ada yang mudah berakar dan ada juga yang sulit berakar. Untuk tanaman yang mudah berakar seperti pada anggur, maka batang stek bisa langsung disemaikan setelah dipotong dari pohon induknya. Tetapi untuk tanaman yang sulit berakar, sebaiknya sebelum batang stek disemai dilakukan dulu pengeratan batang. Selain itu, pemberian hormon tumbuh dapat membantu pertumbuhan akar ataupun menggunakan hormon perangsar akar alami yang dapat dibaca pada MEMBUAT PERANGSANG AKAR ALAMI 

Selama proses penyemaian, kelembaban media harus tetap terjaga agar tidak menghambat pertumbuhan akar muda. Selain itu, sebaiknya tidak memindahkan tempat penyemaian untuk menghindari stres pada tanaman muda, pemindahan hanya dapat dilakukan bila pertumbuhan akar sudah memadai yang ditandai dengan warna akar yang berwarna kecoklatan. 

Kegagalan yang sering terjadi pada penyemaian cutting anggur adalah :
  1. Media terlalu basah, sehingga menyebabkan busuk akar. untuk penanganannya dapat membaca Penanganan Busuk Akar Pada Tanaman Anggur.
  2. Media tanam kering, sehingga cutting ikut mengering.
  3. Media tanam berjamur sehingga mengundang bibit penyakit dan menyebabkan akar dan cutting membusuk.
  4. Bibit muda stres, biasanya akibat terlalu terpapar sinar matahari atau terlalu cepat di pindahkan.
Demikian tips dari saya, semoga tetap semangat untuk mencari metode terbaik dalam menumbuhkan cutting anggurnya,...
Cara Stek Anggur atau Tanaman Lainnya Cara Stek Anggur atau Tanaman Lainnya Reviewed by El Info on Saturday, September 17, 2016 Rating: 5

No comments:

loading...