Cara Menanam Buah Anggur

Pada awalnya pecinta tanaman buah anggur sangat terobsesi dengan buah baik dari segi rasa bentuk dan warna yang mempesona apalagi kalau tumbuh dan berbuah menghiasai perkarangan rumah. Namun tak jarang mimpi itu berakhir menjadi kejenuhan akibat pohon yang tak kunjung berbuah bahkan sekedar untuk berdaun saja sulit. Kenyataan ini sangat banyak terjadi bukan terbatas pada kalangan pemula, bahkan tingkat kolektorpun terkadang hal ini dapat terjadi. Mengapa demikian..??



Hal utama kegagalan dalam menanam anggur umumnya terjadi disebabkan oleh jenis dari varietas anggur tersebut yang memang belum beradaptasi sempurna di iklim Indonesia apalagi pada bagian-bagian tertentu di negara ini. Pada beberapa kasus, tanaman anggur dapat tumbuh sempurna bahkan sampai berbuah, tapi buah yang dihasilkan tidak seindah yang dibayangkan bahkan dari segi rasa tidah layak untuk dikonsumsi. 

Dalam tulisan kali ini saya akan membagi tips tentang Cara Menanam Buah Anggur. Tapi tentunya setelah pembaca sudah siap dengan risiko yang akan dihadapi, seperti yang sekilas telah saya jabarkan di atas. Risiko-risiko itu tentunya khusus untuk kultivar yang masih baru masuk dan awal budidaya di Indonesi. Untuk beberapa jenis anggur import memang sudah ada yang dapat berbuah dan menghasilkan rasa yang layak untuk dikonsumsi, namun dari segi produktivitas buahnya belum layak untuk ditanam dalam sekala komersil. Adapun beberapa varietas anggur yang sudah terbukti dapat tumbuh dan berbuah di Indonesia adalah sbb:

Anggur Red Globe USA dan Italy
Anggur Transfiguration
Anggur Rizamat
Anggur Jupiter


Kembali ke judul besar yaitu Cara Menanam Buah Anggur, pada dasarnya ada beberapa metode untuk menanam buah anggur. Pembibitan tanaman pada dasarnya dapat dilakukan secara generatif (menggunakan biji) atau vegetatif (bagian tanaman selain biji, seperti stek, cangkok, okulasi atau sambung). dengan teknik pembibitan yang baik maka akan diperoleh bibit yang berkualitas. Bibit yang berkualitas ditandai oleh kemampuannya beradaptasi dengan lingkungan baru, dapat tumbuh dengan baik jika ditanam di lapangan, sehat dan seragam. Agar diperoleh bibit berkualitas baik, maka perlu dikuasai teknik pembibitan secara benar yang dimulai dari pengadaan benih hingga pemeliharaan tanaman di persemaian.


Cara Menanam Buah Anggur

Berikut ini adalah tahapan cara menanam buah anggur.

PEMBIBITAN


Menanam Buah Anggur secara generatif

Cara Menanam Buah Anggur secara generatif sebenarnya untuk saat ini tidak layak untuk dilakukan. Hal ini mengingat karena umumnya jenis anggur yang banyak beredar dipasaran sudah melalului tahapan-tahapan treadment di perkebunannya yang sengaja dilakukan untuk meminimalisir proses pembentukan biji. Treadment ini dilakukan agar buah yang dihasilkan lebih besar dan daging buah yang lebih tebal, karena salah satunya dengan menghambat pertumbuhan biji agar nutrisi terfokus pada pembentukan buahnya saja.

Yang kedua adalah, jenis-jenis anggur dipasaran umumnya merupakan jenis anggur hybrid. Hibrid dihasilkan oleh cross polination yg dilakukan oleh manusia. Tujuannya adalah mendapatkan bibit yg mewarisi keunggulan kedua indukan/tetuanya. Hasilnya adalah bibit yg stabil secara produksi, lebih bagus, lebih besar, lebih banyak. Tapi gagal menurunkan sifat stabil itu kepada anakannya. Seperti contohnya hasil dari jagung hibrid F1 walau hasil buahnya memuaskan dengan butir biji yang baik., tetapi untuk menanamnya kembali maka harus harus membeli benihnya lagi. Jika memaksakan menanamkan biji yang didapat dari hasil panen, maka hasilnya memungkinkan biji tidak akan berkecambah, atau Tumbuh, tapi tidak akan serupa hasil dengan induknya dan bahkan tidak berbuah.

Ya walau begitu untuk yang penasaran untuk mencoba menanam anggur dari biji dapat membaca MENYEMAI ANGGUR DARI BIJI.

Menanam Buah Anggur secara vegetatif

Cara Menanam Buah Anggur secara vegetatif merupakan cara yang sangat umum pada saat sekarang ini. Kalau sudah memiliki indkan yang produktif, bisa mengembangkannya dengan cara cangkok atau stek batang. Namun bila ternyata indukan belum produktif padahan varietasnya merupakan kultivar yang baik, maka bisa mencoba cara menyambung dengan jenis rootstok yang lebih adaptif dengan jenis tanah dan iklim setempat. 


Baca Juga : Mengenal Rootstock, Batang Bawah Anggur dan Cara Menyemai Cutting Anggur


GROUNDING

Grounding di sini dimaksud adalah memindahkan bibit tanaman ke lahan tanam.  

Penentuan Pola Tanam

Tanaman anggur merupakan tanaman monokultur. Pengaturan jarak tanam penting diperhatikan dan juga sesuai dengan larikan karena arah datangnya angin sangat besar pengaruhnya. Jarak tanam bisa diatur dengan pola: 3 x 3 m, 4 x 4 m, 3 x 5 m, 3 x 4 m, 4 x 5 m, 4 x 5 m, 3 x 5 m dan 4 x 6 m

Pembuatan Lubang Tanam

Lubang tanam yang diperlukan berukuran 60 x 60 x 60 cm yang disesuaikan dengan jarak tanam, isi lubang berupa campuran tanah, pasir dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1 atau 1:1:2.

Cara Penanaman

Penanaman bibit anggur terbaik pada saat musim kemarau, sekitar Juni dan Juli. Setiap tanaman perlu lahan 20 m² termasuk para-paranya yang harus dipersiapkan sebelum tanamannya tumbuh. Para-para ini berguna untuk merayapkan batang dan cabangnya secara mendatar pada ketinggian 2 m. Setiap tanaman juga diberi ajir bambu untuk titian setelah bibit ditanam, agar pertumbuhannya dapat menjalar ke atas menuju para-para.


PEMELIHARAAN TANAMAN


Penyulaman dan Penjarangan

Penyulaman hanya dilakukan bila terdapat tanaman yang tidak sehat atau mati mati. Pengontrolan dilakukan secara rutin bersamaan saat dilakukan penyiraman. Penjarangan biasa dilakukan pada buah, penjarangan buah sangat penting karena buah yang terlalu rapat justru merusak perkembangan buah dan menurunkan kualitas buah. buah yang terlalu rapat juga akan mengundang bibit penyakit.


Selengkapnya Baca Juga : Pemeliharaan Bunga dan Buah Anggur


Penjarangan buah dilakukan dalam dua tahap, tahap pertama saat umur buah anggur satu bulan setelah pembungaan dan buah masih pentil, tahap kedua dilakukan dua minggu berikutnya dan buah sebesar biji jagung. Untuk menjaga kualitas buah, juga perlu dilakukan pembungkusan buah. Pembungkusan dilakukan bila dalam satu dompol buah sudah ada dua atau tiga buah yang mulai matang. Bahan yang umum dipakai bungkus adalah kertas semen dan kertas koran.


Penyiangan

Penyiangan dilakukan bila terdapat tanaman pengganggu sekitar tanaman anggur.


Perempalan/Pemangkasan

Perempalan bentuk pada pohon anggur dilakukan mulai tanaman pada usia umur 1 tahun, bertujuan untuk mendapat pertumbuhan yang baik, dengan cara membuang tunas yang tidak perlu dan membiarkan satu tunas yang baik sebagai batang utama.


Selengkapanya Baca Juga: Rahasia Pemangkasan Anggur


Perempalan untuk pembuahan dilakukan setelah anggur berumur 1 tahun. Sebelum perempalan diperiksa dahulu dengan memotong ujung salah satu cabang, bila meneteskan air perempalan dilaksanakan, tetapi bila tidak harus ditunda. Perempalan dilakukan dengan memotong ranting-ranting, dengan meninggalkan 2-4 mata tunas dan semua daun dibuang sehingga tanaman jadi gundul. 


Selengkapanya Baca Juga : Tips Membuahkan Pohon Anggur


Pemupukan

Ada dua masa pemupukan:

a) Pemupukan tanaman muda (0-1 tahun)

1. Umur 0-3 bulan, 10 gram urea, interval 10 hari
2. Umur 3-6 bulan, 15 gram urea, interval 15 hari
3. Umur 6-12 bulan, 50 gram urea

Cara pemberian dengan membuat larikan melingkar sekeliling tanaman diameter 10-20 cm sedalam 5 cm.

b) Pemupukan tanaman dewasa (1-seterusnya)

1. Umur 21 hari sebelum perempalan, 5 kaleng pupuk kandang
2. Umur 11 hari sebelum perempalan, 80 gram TSP/100 gram ZK
3. Umur 7 hari sebelum perempalan, 100 gram urea

Pupuk kandang diberikan sekali setahun, tahun kedua dosis dinaikkan jadi 10 kaleng. Pupuk buatan dinaikkan dosisnya urea 600 gram, TSP 300 gram, ZK 450 gram. Cara pemberian dengan pembuatan larikan sekitar tanaman dengan diameter 1,5 m.


Baca Juga : Cara Membuat Compos Tea Untuk Penyubur Tanaman Buah Anggur


Pengairan dan Penyiraman

Yang perlu diperhatikan adalah:
  1. Anggur tidak tahan pada air yang tergenang.
  2. Anggur butuh pengairan yang harus dilakukan mulai tanam sampai pemangkasan.
  3. Menjelang pemangkasan, 3-4 minggu sebelumnya pemberian air harus dihentikan.
  4. Setelah masa pemangkasan, 2-3 hari sebelumnya diberi air kembali sampai ujung ranting mengeluarkan air.
  5. Pemberian dilakukan sampai buahnya hampir masak, setelah mulai tua pemberian air dihentikan supaya buah tidak pecah dan busuk.

Pencegahan/Pengendalian Hama

Penyemprotan insektisida dilakukan sebagai pencegahan terhadap hama yang mengganggu pada anggur. Penyemprotan harus dihentikan 15 hari sebelum panen. Khusus untuk hama Phyiloxera Vitifolia digunakan insektisida Furadan 3G/Temik 1 OG.


Baca Juga : Pestisida Nabati Alami, Pengendalian Hama Rayap pada Tanaman Anggurdan Penanganan Sserangan Nematoda Pada Tanaman Anggur

Ya demikianlah Cara Menanam Buah Anggur, untuk menanam anggur di dalam pot dapat membaca Artike Cara Menanam Anggur Dalam Pot. Terima kasih atas kunjungannya dan sampai jumpa pada artikel lainnya.





Cara Menanam Buah Anggur Cara Menanam Buah Anggur Reviewed by El Info on Thursday, March 09, 2017 Rating: 5

No comments: