loading...

Cara Menanam Anggur Sistem Hidroponik

Kali ini kita akan membahas tentang cara menanam anggur sistem hidroponik. Menanam anggur dengan sistem ini memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri. Namun demikian, berbeda metode tanam, pasti sudah punya alasan tersendiri, jadi abaikan saja kekurangannya, yang terpenting adalah kepuasannya.

Menanam anggur sistem hidroponik beda dengan menanam anggur tabulampot. Perbedaannya pada media tanam yang digunakan dan perlakuan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman anggur.

Sebelum kepembahasan cara tanam anggur hidroponik, sedikit kita bahas dulu tentang hidroponik.

Anggur Hidroponik
Cara Menanam Anggur Sistem Hidroponik (Gambar : Wina, Rumah Hidroponik Pontianak)

Hidroponik adalah sistem menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Dalam kajian bahasa, hidroponik berasal dari kata hydro yang berarti air dan ponos yang berarti kerja. Jadi, hidroponik memiliki pengertian secara bebas teknik bercocok tanam dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman, atau dalam pengertian sehari-hari bercocok tanam tanpa tanah. Dari pengertian ini terlihat bahwa munculnya teknik bertanam secara hidroponik diawali oleh semakin tingginya perhatian manusia akan pentingnya kebutuhan pupuk bagi tanaman.

Di mana pun tumbuhnya sebuah tanaman akan tetap dapat tumbuh dengan baik apabila nutrisi (unsur hara) yang dibutuhkan selalu tercukupi. Dalam konteks ini fungsi dari tanah adalah untuk penyangga tanaman dan air yang ada merupakan pelarut nutrisi, untuk kemudian bisa diserap tanaman. Pola pikir inilah yang akhirnya melahirkan teknik bertanam dengan hidroponik, di mana yang ditekankan adalah pemenuhan kebutuhan nutrisi.

Setelah memahami sistem hidroponik, bahasan berikutnya cara menanam anggur sistem hidroponik.

Cara Menanam Anggur Sistem Hidroponik

Pada dasarnya cara tanam anggur sistem hidroponik tidak jauh beda dengan hidroponik pada umumnya. Hanya saja, karena anggur merupakan tanaman merambat yang memiliki umur panjang, jadi untuk menanam anggur sistem hidroponik harus memperhatikan ukuran dan media hidroponik. 

Selain itu, komposisi nutrisi juga harus diperhatikan, karena nutrisi hidroponik tanaman sayur berbeda dengan nutrisi hidroponik tanaman buah. Nutrisi hidroponik tanaman sayur lebih kepada memenuhi kebutuhan pertumbuhan akar, batang dan daun. Sedangkan nutrisi hidroponik tanaman buah ada tambahan nutrisi generatif, yaitu bunga dan buah.

Kebutuhan nutrisi untuk buah anggur, dengan metode tanam sistem hidroponik saat ini belum ada yang menjual jadi. Dipasaran saat ini, nutrisi hidroponik masih berupa AB mix untuk tanaman daun dan AB mix tanaman buah secara umum.

Pada kesempatan lain, saya akan melengkapi referensi tentang nutrisi khusus untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas buah anggur. Pada bahasan cara menanam anggur sistem hidroponik ini, saya akan menjelaskan nutrisi yang digunakan sampai angur berhasil dibuatkan saja, dan belum mengkhususkan pada kualitas buah.

Persiapan media hidroponik anggur.

Wadah hidroponik bisa disesuaikan dengan bahan yang ada, tapi disarankan memiliki ukuran minimal 40x40. Untuk pembahasan cara menanam anggur sistem hidroponik pada artikel ini, saya mengambil sampel dengan cara yang sudah berhasil membuahkan anggur dengan cara hidroponik, dari persiapan media sampai dengan proses tanam.

Bahan Pembuatan Media dan Wadah Hidroponik Anggur


1. Hydroton




Hidroton adalah media tanam hidroponik yang dibuat dari bahan dasar lempung yang dipanaskan, memiliki bentuk bulatan-bulatan dan ukurannya bervariasi antara 1 - 2,5 cm. Di dalam bulatan-bulatan tersebut ada pori-pori yang bisa menyerap air beserta nutrisi sehingga bisa memelihara pasokan nutrisi untuk tanaman. Hidroton mempunyai pH netral dan stabil. Dengan bentuknya yang bulat dan tidak memiliki sudut, maka bisa menurunkan resiko merusak akar. Ruang diantara bulatan-bulatan itu baik bagi ketersediaan oksigen untuk akar. Hidroton bisa digunakan berulang kali, cukup dibersihkan saja dari kotoran (lumut/alga) bila akan dipergunakan untuk penanaman berikutnya

2. Kaleng Cat Bekas ukuran 25 kg.
3. Kotak Styrofoam
3. Kain Flanel

Tahap pekerjaan pembuatan wadah hidroponik dari kaleng bekas cat.

1. Lubangi sekeliling pinggir wadah bekas cat dengan menggunakan solder.
2. Lubangi dasar wadah bekas cat dimeter 1 cm.
3. Lapisi dasar wadah dengan menggunakan kain Flanel.
4. Letakkan wadah pada kotak styrofoam.

Jelasnya seperti gambar dibawah ini.

pembuatan wadah hidroponik dengan kaleng cat bekas
Lubang dasar kaleng cat

wadah hidroponik dari kaleng cat bekas
Lubang sekeliling kaleng cat

Wadah hidroponik sudah selesai

Cara Menanam Anggur Sistem Hidroponik

Setelah wadah tanam anggur sistem hidroponik selesai, berikutnya tahapan menanam bibit anggur dengan media tanam hidropon.

  1. Masukkan media hidropon 1/4 bagian isi wadah.
  2. Letakkan bibit anggur yang sudah disiapkan (bibit dari hasil cangkok maupun stek batang)
  3. Tambahkan media hidropon secara berlahan sampai menutupi seluruh akar bibit anggur sampai setengan wadah tanam. (keseluruhan, kurang lebih 14 liter hidropon yang dibutuhkan)
  4. Siram kurang lebih 2-3 liter air hujan (sampai seluruh media hidropon basah)
  5. Simpan di tempat teduh/ternaungi tapi tetap terkena sinar matahari.
  6. Setelah 2-3 hari, bibit anggur hidroponik siap untuk di letakkan pada lokasi full matahari.
  7. Untuk hari berikutnya, penyiraman dilakukan dengan menggunakan nutrisi hidroponik. untuk tahap pertumbuhan awal, baiknya gunakan nutrisi daun saja.

cara menanam anggur
Bibit anggur selesai ditanam dengan media hidropon 


Untuk perawatan dan pemeliharaan, akan saya jelaskan pada postingan dan kesempatan lain.

Terimakasih atas kunjungannya semoga sukses membuahkan anggur dengan cara tanam sistem hidroponik.
Cara Menanam Anggur Sistem Hidroponik Cara Menanam Anggur Sistem Hidroponik Reviewed by Abu defaya on Thursday, July 12, 2018 Rating: 5

No comments:

loading...